Minggu, 22 Desember 2013

Tanpa Cahaya pun Kamu selalu bersinar Dimata Ku

Langit terbuka menangis menatapnya
Ia berkata 'mengapa menahan luka?'
Aku ingat semuanya hari terakhir kita
Kukembalikan hatinya lalu pergi melangkah

Meski kucoba berlari, meski kucoba berpaling di hatiku tetap ada dia
Sennyumku sangat terpaksa, hariku sangatlah hampa, ingin aku menggapainya
Mengulang semua cerita

Tanpa cahaya kau tetap bersinar indah
Dimata ku dihidup ku di tiap luka
Egoku menghancurkan detik yang berharga
Harga yang ku bayar kehilangan dirinya

Malam sunyi terdiam ku disana
Ditempat terindah, terdalam di matanya
Garis teduh di wajahnya ku ukir selamanya
Kutulis kata terindah lalu pergi melangkah

Meski tetap bersembunyi di balik semua ceria, dihatiku tetap ada dia...

Bersama mu aku istimewa, aku yang terluka, aku yang terindah
Dan tanpa mu mimpiku pun sirnah bagai manusia yang kehilangan dunianya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar